Categories
Teknologi

Instalasi bahasa pemrograman scala, Windows 10

Scala adalah sebuah bahasa pemrograman yang menganut paham pemrograman fungsional. Bahasa ini berjalan pada Java Virtual Machine, sehingga bisa dengan mudah menggunakan library – library yang tersedia pada bahasa pemrograman Java. Artikel ini berisi tutorial bagaimana melakukan instalasi dan menjalankan program scala pada windows 10.

Bahasa pemrograman ini umumnya digunakan untuk menganalisa Big Data, Cluster Computing, dan tugas-tugas lainnya yang berhubungan dengan Concurrency dan Distributed Computing.

Tutorial ini akan menjelaskan bagaimana caranya menginstall Bahasa pemrograman Scala pada komputer dengan sistem operasi Windows 10.

Selamat mencoba!

1. Pastikan anda terkoneksi dengan internet.
2.Buka Command Prompt dari start menu, dengan mengetik cmd, lalu klik kanan dan  run as administrator

capture

3. ketik cmd lalu tekan tombol enter

capture

4. Install Chocolatey, Chocolatey adalah manajer aplikasi untuk windows. Copy dan paste baris kode dibawah ke command prompt, lalu klik enter

@powershell -NoProfile -ExecutionPolicy Bypass -Command "iex ((New-Object System.Net.WebClient).DownloadString('https://chocolatey.org/install.ps1'))" && SET "PATH=%PATH%;%ALLUSERSPROFILE%\chocolatey\bin"

capture

5. Pastikan Choco sudah terinstall dengan benar dengan cara mengetik

choco --version

Pada Command Prompt. Apabila sudah seperti screenshot dibawah, maka anda sudah berhasil menginstall Choco.

capture

6. Install Scala dengan mengetik:

choco install scala

7. Anda akan ditanyakan beberapa kali apakah ingin melanjutkan menginstall. Ketik y dan tekan tombol enter.

capture

8. Test Apakah scala sudah terinstall dengan benar dengan mengetik scala, lalu menekan tombol enter. Apabila terjadi kesalahan “not recognized as an internal or external command”, coba tutup command prompt lalu buka kembali.

capture

10. Apabila sudah seperti screenshot diatas, Maka selamat! anda sudah berhasil melakukan instalasi Scala pada komputer anda.

Selanjutnya anda bisa membaca dokumentasi dan tutorial lain mengenai topik ini menggunakan link dibawah:

https://www.scala-lang.org/documentation/
https://www.tutorialspoint.com/scala/
https://twitter.github.io/scala_school/

Selamat mencoba!

Categories
Acak Pencerahan

Kematian, dari sudut pandang seorang nihilis

Sebagai seorang agnostik, banyak yang bertanya, kemana saya akan pergi setelah meninggal? Apakah kamu tidak takut perdengan kematian?

Bagi saya, sebelum menjawab pertanyaan itu, saya harus menjawab pertanyaan lain: Kenapa saya harus pergi ketempat lain, setelah saya meninggal? 

Bagi saya, dengan berpikiran bahwa saya akan pergi ke tempat lain, berarti saya mengimplikasikan bahwa diri saya itu abadi.

Tapi tidak ada yang abadi di dunia ini.

Semua benda yang tercipta pasti akan hancur.

Kita bisa mencoba menganalogikan kematian dengan batu.

Batu
Batu

Kita namakan sebuah batu [A].

[A] tentu saja memiliki berbagai macam ciri, contoh [A] berbentuk bulat, kasar, memiliki beberapa lubang, posisi atom, dan lain-lain

Pukul [A] tersebut dengan palu, maka [A] akan hancur menjadi pasir.

Apapun caranya, pasir tersebut tidak akan bisa menjadi [A] lagi, dimana posisi setiap atom, lubang dan bentuk sama.

Yang terjadi adalah, konsep, ide, aturan, atribut, properti, dasar yang menjadikan batu tersebut [A] sudah musnah.

Saya berpikir bahwa hal yang sama terjadi ketika saya mati.

Saya akan hilang, musnah, hancur, tidak ada, kosong. 

Illustrasi kosong
Illustrasi, kekosongan yang sesungguhnya tidak berwarna

Mungkin sulit membayangkan bagaimana rasanya tidak ada.

Tapi satu hal yang pasti, saya tidak bisa merasakan apa-apa setelah mati. Tidak ada lagi rasa tidak adalagi rasa kesepian, sedih, kesal, ketakutan, bahagia. Tidak bisa mengingat apapun.

Mungkin kamu bisa mencicipi sedikit rasanya kematian yang saya deskripsikan dengan mengingat apa yang terjadi sebelum lahir. Kira-kira seperti itu rasanya, kosong karena tidak bisa mengingat apa-apa.

Bagi saya, Manusia terlalu insignifikan untuk hidup abadi. Manusia terlalu kecil untuk memiliki arti atau tujuan tertentu.

Mungkin ada yang bertanya lagi:

Untuk apa hidup berbuat baik kalau pada akhirnya mati dan menjadi tidak ada? tidak kah pemikiran itu mengimplikasikan bahwa hidup ini menjadi tidak ada maknanya?

Bagi saya, karena hidup ini kosong, tidak ada maknanya, Maka saya bisa isi kekosongan itu dengan apapun yang saya mau.

Kenapa saya berbuat baik, karena dari hati saya yang paling dalam, saya ingin berbuat baik. Saya berbuat baik bukan karena takut hukuman atau larangan.

Saya berbuat baik karena ingin mengisi kekosongan makna hidup tersebut dengan kebaikan.